DPMPPT KAB. SLEMAN

“KOPI MANTAP” KAWAL INVESTASI DAERAH

Maret 15, 2019

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sleman mengikuti tiga acara dalam rangka menggenjot investasi bagi peningkatan lapangan kerja dan pendapatan masyarakat, yaitu Regional Investment Forum (RIF) pada  11 Maret 2019, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2019 pada 12 Maret 2019, dan Koordinasi Pengawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi (Kopi Mantap) pada 13-14 Maret 2019 di International Convention and Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

RIF bertujuan untuk mengkomunikasikan berbagai kemajuan dan peluarg investasi langsung kepada investor, sedangkan Rakornas Investasi merupakan kegiatan tahunan untuk mengonsolidasikan seluruh program dan kegiatan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan, promosi, pelayanan dan pengendalan dan pelaksanaan penanaman modal dan  “Kopi Mantap” sebagai upaya untuk mengkoordinasikan pengawalan investasi di daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dalam Rakornas sambutan pengarahan diberikan oleh Presiden Joko Widodo, dan hadir sebagai pembicara adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan beberapa pembicara dari sektor swasta.

Untuk mengawal pergerakan investasi di daerah, BKPM meluncurkan aplikasi khusus dan canggih untuk berkoordinasi dengan gubernur, walikota dan bupati. Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan, pola sistem administrasi di Indonesia masih terjebak dengan skema yang kuno di abad ke 20, pola kerja, rapat-rapat, sementara abad 21 sudah cepat sekali dinamikanya kalau kita tidak meng-upgrade dengan teknologi alat kolaborasi online kita tidak bisa mengejar negara saingan kita yang sudah menuju ke sana, maka dari itu, sistem ini perlu diubah untuk menghadapi tuntutan proses administrasi yang ingin serba cepat.

Aplikasi canggih ini, diberi nama Koordinasi Pengawalan Investasi Memanfaatkan Aplikasi “Kopi Mantap”. Tujuan aplikasi ini untuk memudahkan koordinasi fasilitasi pemenuhan komitmen perizinan melalui OSS yang sifatnya lintas kewenangan yang pengawalannya oleh Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten dan Kota. Aplikasi ini diharapkan bisa mendekatkan komunikasi antara pusat dan daerah sehingga sistem koordinasi bisa terintegrasi. 

Aplikasi ini memungkinkan efektivitas dan efisiensi koordinasi dengan menggunakan platform berbasis teknologi informasi yang didukung fitur kolaborasi, knowledge sharing, serta pertemuan jarak jauh melalui video atau audio conference. Aplikasi ini tidak jauh beda dengan whatsapp grup namun khusus untuk keperluan pejabat di Indonesia, yaitu menggunakan platform Workplace, Cisco Webex dan office 365. Platform ini versi korporasi yang isinya ada data aspirasi, alat digital yang sama seperti pemerintah Singapura.

Last modified: Maret 15, 2019

Comments are closed.